Chandra Ekajaya Menaikkan Brand Tas Lokal Panthera

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti bisnis tas

Chandra Ekajaya memang dikenal sebagai sosok yang kini tengah sukses menajalankan sebuah bisnis di bidang fashion yaitu tas yang diberi nama Panthera. Sebelum menjalankan bisnis tersebut, lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur pada 29 tahun silam ini memang tengah sadar bahwa bisnisnya tersebut sangat memiliki kans yang besar dalam industri fashion tanah air.

bisnis tas pengusaha chandra ekajaya

Ketertarikannya pada dunia tas sendiri memang bermula saat Chandra Ekajaya mendapati kesulitan untuk mengganti tas kuliahnya yang ronek. Dari beberapa model tas kuliah yang didapati harganya terlampau mahal untuk ukuran mahasiswa. Usaha yang dilakukannya ini menurutnya juga didasari oleh keinginannya untuk tak lagi membebani ayahnya dengan uang kos dan biaya internet yang mahal. Akhirnya pada tahun 2008, Chandra Ekajaya pun mendirikan bisnis fashion ini.

Lepas menyelesaikan kuliah di jurusan Tata Busana di salah satu Universitas swasta di Semarang ini. Tepat pada tahun 2010 awal, Chandra Ekajaya pun kemudian mendapatkan permintaan akan tas yang meningkat. Dari sinilah, kemudia ia mulai serius dan fokus mengerjakan Panthera.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko geluti bisnis tas

Selain gencar memasarkan secara online, Chandra Ekajaya juga rajin menggelar promo. Dalam sebuah kesempatan tersebut Chandra Ekajaya juga memberikan raincover gratis dan biaya pengiriman gratis. Hal tersebut yang kemudian membuat pemasaran di luar Jawa, seperti di Sumatera, Sulawesi dan Papua menjadi sangat efektif.

Dari upaya dan motivasinya yang tinggi ini, Chandra Ekajaya kini sudah mampu memproduksi sekitar 30 seri Panthera dengan klasifikasi utama berupa tas ransel, travel, raincover, dompet, gym, renang, dan sebagainya. Hal tersebut inilah yang ia lakukan dengan tujuan agar para pelangganya tak bosan dengan produk yang monoton. Selain memasaran via internet dam media sosial, tas-tas trendy dan cantik dari Panthera ini juga dipasarkan Chandra Ekajaya ke berbaga marketplace terkemuka di Indonesia seperti Lazada, Tokopedia, Blibli, Shopee, dan sebagainya.

Kini, berkat usaha kerasnya Chandra Ekajaya berhasil mendapatkan untung hingga Rp 200 juta untuk tiap bulannya. Namun meski telah meraup untung ratusan juta, Chandra Ekajaya pun tak sedikitpun puas dengan penghasilan tersebut. Ia pun berencana bahwa ke depan ia harus mengembangkan bisnisnya tersebut agar dapat dikenal oleh seluruh masyarakat Indonesia maupun dunia.

Chandra Ekajaya Memetik Laba Lewat Bisnis Celengan Limbah

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko memanfaatkan limbah karton raup untung

Chandra Ekajaya ini dikenal sebagai salah seorang pengusah muda yang sukses dengan salah satu bisnisnya yang bergerak di bidang kerajinan tangan. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini memulai bisnisnya tersebut dengan mengenalkan para konsumennya terhadap produk ciptaannya yaitu celengan berbahan dasar limbah. Berawal dari permintaan sang ponakan, Chandra Ekajaya membuatkan sebuah celengan unik yang saat ini berhasil merambah sukses dan kini menjadi produk bisnisnya.

pengusaha chandra ekajaya manfaatkan limbah karton

Awal mula perjumpaan Chandra Ekajaya dengan peluang bisnis pembuatan produk celengan, jsutru berawal dari hal yang tak disengaja. Kini, celengan buatannya telah berhasil menyihir para anak-anak sehingga membuat para generasi masa depan tersebut termotivasi untuk menabung.

Produk-produknya tersebut memang sangat unik dari kebanyakan produk lainnya. Bahan yang ia gunakan waktu itu adalah dengan sebuah karton bekas berbentuk silinder yang umumnya digunakan untuk gulungan kain atau material lain. Ditambah dengan kreasi flannel aneka warna, maka jadilah sebuah celengan dengan bentuk unik, yang tak hanya memiliki nilai fungsi secara ekonomis namun juga mempunyai sebuah perpaduan visual yang sangat menarik.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko memanfaatkan limbah karton raup untung

Memang terdapat berbagai macam kelebihan produk untuk celengan buatan Chandra Ekajaya jika dibandingkan dengan produk sejenis. Kelebihan yang pertama dari produk celengan buatan Chandra Ekajaya adalah dari daya tahannya. Dengan menggunakan silinder karton yang kuat justru membuat produk celengan miliknya tersebut diklain memiliki daya tahan yang tinggi. Namun, meskipun sangat kuat dan keras, celengan tersebut tetaplah aman untuk digunakan oleh anak-anak.

Dengan harga yang sangat ekonomis yaitu mulai Rp 8000 hingga Rp 25000, Chandra Ekajaya menciptakan produk celengannya dengan kualitas produk yang mumpuni. Terbukti, celengan buatannya tersebut memiliki bahan yang kuat, dan menjadikan tawaran lain bagi para konsumen. Setiap bulannya, Chandra Ekajaya mendapatkan omzet antara Rp 15 juta hingga Rp 20 juta dari bisnis celengannya tersebut.

Meski kerap menorah sukses dalam bisnis celengan, Chandra Ekajaya juga kerap menemui berbagai macam kendala seperti kurangnya tenaga kerja dan strategi pemasaran yang efektif untuk mempopulerkan brand produk dari celengannya ke pasar yang lebih luas.

Yohanes Chandra Ekajaya Manfaatkan Peluang Sambal di Pangsa Pasar Indonesia

pengusaha yohanes chandra ekajaya memanfaatkan sambal

pengusaha yohanes chandra ekajaya memanfaatkan sambal

Yohanes Chandra Ekajaya telah dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang baru-baru ini memetik sukses lewat bisnis sambal yang ia rintis. Dengan kejelian dan pembacaan peluang usaha, akhirnya mengantarkan lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut sukses dalam membuat bisnis dengan produk sambal.

Yohanes Chandra Ekajaya mengawali bisnisnya tersebut justru tak pernah ia duga. Bermula dari beberapa tahun yang lalu, Yohanes Chandra Ekajaya memutuskan untuk meninggalkan kerjanya dan akhirnya ia pun memilih bisnis sebagai caranya untuk mempertahankan hidupnya. Dengan bisnis sambal yang ia pilih, Yohanes Chandra Ekajaya optimis bahwa usahanya tersebut akan menjadi besar.

Yohanes Chandra Ekajaya mulai menjalankan bisnis kulinernya tersebut dengan modal yang sangat kecil yaitu Rp 400 ribu dan akhirnya ia membeli berbagai bahan dan keperluan untuk memasak. Beruntungnya, dengan basis kemampuan memasak yang ia miliki, ia pun dapat membuat berbagai macam makanan serta jajanan.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko tembus pangsa pasar indonesia

Dari bisnis yang dijalankannya memang sangat populer dan sangat potensial untuk pasar Indonesia. Ya, siapa tak suka sambal? Bagi masyarakat Indonesia, sambal adalah primadona dan teman setia saat menyantap makanan. Dengan kreativitas dan strategi yang menarik, Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah brand untuk produknya yaitu sambal kaleng.

Sambal Kaleng adalah sebuah brand produk sambal buatan Yohanes Chandra Ekajaya yang menghadirkan beraneka raga sambal. Dipromosikan dengan nama Sambal Kaleng, awal mulanya Yohanes Chandra Ekajaya pesimis dengan usahanya tersebut. Namun, berkat dorongan dan keyakinan diri, akhirnya bisnisnya pun terus berjalan dan kini terwujud sekaligus terbukti sukses merajai pangsa kuliner di Indonesia.

Lewat Sambal Kaleng miliknya, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mengembangkan beraneka ragam varian sambal seperti terasi, petai, tantang,bawang, matah, dan sebagainya. Bumbunya pun tak mengandung MSG, melainkan hanya menggunakan garam khusus dan gula dengan kualitas pilihan.

Soal rasa, Sambal Kaleng buatanya dapat dibandingnkan dengan produk-produk sambal lainnya. Kini omzet hingga ratusan juta rupiah berhasil ia peroleh dan berhasil ia perjualbelikan. Dengan strategi dari mulut ke mulut, Yohanes Chandra Ekajaya sukses menyumbang tak kurang dari 30 persen dari total penjualan bisnis tersebut. Meski sukses, Yohanes Chandra Ekajaya akan terus meningkatkan skala bisnisnya bahkan hingga pasar luar negeri..

Yohanes Chandra Ekajaya Sang Kreator Batik Ndeso yang Sukses Raup Omzet Ratusan Juta Rupiah

pengusaha yohanes chandra ekajaya meraup untung dari batik

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko sukses lewat batik

Yohanes Chandra Ekajaya memang menjadi salah satu sosok bisnis inspiratif yang dikenal melalui salah satu bisnisnya yang kini sukses merajai dunia fashion. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut memang dikenal memiliki berbagai macam bisnis fashion dengan kualitas produk yang sangat mumpuni.

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya dapat dikatakan merupakan salah seorang lelaki yang kreatif dan memiliki tingkat kecerdasan dalam memanfaatkan sebuah peluang usaha. Ia pun dikenal sebagai pencipta berbagai macam desain dan produk fashion. Memang, kisahnya berkenalan dengan dunia fashion ia temui ketia masih duduk di bangku SMA. Yohanes Chandra Ekajaya memang mencintai dunia tersebut, dimana ia pun kerap mendesain sebuah busana maupun produk-produk fashion dengan sangat stylish dan elegan.

pengusaha yohanes chandra ekajaya meraup untung dari batik

Melihat potensi tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya pun tak sedikitpun menyia-nyiakan keterampilan yang diberikan oleh sang pecipta itu. Dengan nama Batik Ndeso, Yohanes Chandra Ekajaya mulai mengembangkan produknya tersebut kemudian memasarkannya lewat teman-teman dan berbagai media lain. Awalnya memang hanya skala kecil yaitu sekitar 30 baju saja. Namun kini setelah bisnis tersebut semakin populer dan ramai konsumenm tak kurang sekitar 500 potong baju harus dikerjaknnya beserta tim untuk memenuhi pesanan dalam target sebulan.

Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan rahasia sukses dari seorang entrepreneur berambu kribo tersebut. Yohanes Chandra Ekajaya ini mendesain produk-produknya tersebut untuk ditransformasikan ke dalam bentuk riil berupa pakaian batik bermotif indah. Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mempekerjakan sekitar 40 karyawan dan ia pun berhasil meraup untung hingga ratusan juta rupiah lewat salah satu bisnisnya tersebut.

Namun, meski sukses mempopulerkan produknya, Yohanes Chandra Ekajaya tak sedikitpun berpuas diri dengan produknya tersebut. Ia meyakini bahwa di depan iklim persaingan akan semakin terasa. Oleh karena itu, Yohanes Chandra Ekajaya pun terus mengembangkan produk fashion tersebut baik secara segi kualitas produk, keterjangkauan harga, desain produk, serta segi strategi pemasaran secara lebih baik. Harapannya dengan upaya-upaya tersebut, produk fashion milik Yohanes Chandra Ekajaya dapat dikenal luas oleh masyarakat domestik atau bisa pula oleh masyarakat seluruh dunia.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Kue Bangkit Susu Renyah

resep pengusaha yohanes chandra ekajaya

resep pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko membuat kue bangkit

Kue bangkit sering kita jumpai di meja tamu disaat moment tertentu seperti hari raya atau hari special. Kue yang memiliki tektstur yang renyah dan lezat ini Yohanes Chandra Ekajaya sering menyajikannya di meja tamu. Walaupun sekarang ini banyak menu sajian yang renyah dan lezat tetapi kue bangkit susu tetap menjadi salah satu hidangan favorit di meja tamu.

Pada kesempatan sore hari ini Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi sedikit resep membuat kue bangkit susu yang renyah dan lezat, berikut ini bahan-bahan yang dibutuhkan beserta langkah-langkanya.

Bahan-bahan pembuat kue bangkit susu:

  • 500 gram tepung sagu tani kualitas bagus.
  • 2 butir telur ayam diambil kuningnya saja.
  • 200 gram margarine.
  • 100 ml susu cair.
  • 100 gram tepung gula halus.
  • 100 gram keju diparut halus.

resep pengusaha yohanes chandra ekajaya

Cara membuat kue bangkit susu:

  1. Tuangkan margarin, gula halus, dan kuning telur kocok hingga merata kemudian tambahkan susu cair dan keju parutan campur hingga merata.
  2. Tuangkan sedikit demi sedikit tepung terigu sambil di saring lalu dikocok dengan kecepatan tinggi sehingga adonan benar-benar jadi.
  3. Masukkan adonan yang sudah jadi kedalam cetakan yang sudah disediakan dengan berbagai macam ukuran dan bentuk kemudian simpan diatas loyang datar yang telah diolesi margarine.
  4. Oven adonan kue sampai benar-benar matang, angkat kue yang sudah jadi dan biarkan hingga dingin ulangi sampai adonan yang ada di cetakan habis.
  5. Masukkan kedalam toples kedap udara agar tetap terjaga kerenyahannya, kue bangkit siap untuk disajikan.

Cukup mudah bukan membuat kue bangkit Yohanes Chandra Ekajaya, semoga tulisan ini menjadi bahan  pertimbangan bagi para pembaca sekalian yang ingin membuat sajian hidangan diatas meja tamu yang dapat menambah moment special anda menjadi lebih special dan berkesan.

Yohanes Chandra Ekajaya Mencicipi Sego Sambal Iwak Pe Khas Surabaya

menu makan siang pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

sambel iwak pe mengoda pengusaha yohanes chandra ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya memiliki hobi yang sangat unik yaitu berburu makanan. Tak tanggung-tanggung setiap kali dia mengunjungi suatu wilayah tertentu pasti memiliki agenda wajib berburu kuliner khas kota tersebut. Kali ini kota yang menjadi persinggahanya adalah kota pahlawan Surabaya. Bukan untuk mencicipi Ayam Penyet khas Surabaya, namun makanan khas lainya yaitu Sego Sambal Iwak Pe.

Kali ini Yohanes Chandra Ekajaya mendapat rekomendasi tempat mencicipi Sego Sambal Iwak Pe dari temanya yang asli Surabaya. Tempatnya adalah di warung Sego Sambal Pe Mak Yeye. Lokasinya sangat mudah untuk dijangkau, berada di pinggir jalan JagirWonokromo Wetan, Surabaya. Walaupun warungnya di pinggir jalan dan sederhana, mamun ketika warung sudah dibuka, seketika warung yang tadinya sepi berubah sangat rame. Buka mulai jam 22.00 – 04.00 WIB ini laris manis oleh para penikmat kuliner, bukan tak hayal memang Sego Sambal Pe Mak Yeye sudah menjadi icon khas kota Surabaya.

Iwak pe sendiri, adalah jenis ikan laut yang biasa disebut ikan pari. Iwak pe, lazim dijadikan menu penyetan (sego sambel). Untuk sambalnya, terbuat dari tomat, cabai, bawang merah, bawang putih, garam, dan terasi. Dengan tambahan sambal buatan dari Mak Yeye yang pedas menambah cita rasa yang pas dari Sego Sambal Iwak Pe Mak Yeye, namun bagi anda yang tidak suka terlalu pedas bisa meminta sesuai dengan keingingan anda.

menu makan siang pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko

“Ini makanan sangat enak, coba di Jakarta ada bisa tiap hari saya makan” Ujar Yohanes Chandra Ekajaya. Rasa enak yang tersaji mampu menembus hingga semua kalangan. Langganan nya pun sangat beragam dari kalangan mahasiswa, buruh, pengayuih becak, pegawai kantoran bahkan pejabat pemerintahan menjadi langganannya.

Harga satu porsi  nya pun sangat terjangkau, satu piring nasi plus seiris ikan pari panggang, telur dan tempe dipatok Rp 15 ribu. Sedangkan sepiring nasi tanpa iwak pe (hanya telor dan tempe) Rp 10 ribu. Untuk segelas Es Teh-nya, Rp 3 ribu. Sayangnya, untuk segelas es teh atau air mineral, pelanggan Mak Yeye harus membeli di warung sebelahnya, sebab Mak Yeye tidak melayani minuman.

Yohanes Chandra Ekajaya mengungkapkan dirinya baru pertama mencoba dan awal mencicipi sudah ketagihan. “ Ini bahaya bisa tiap bulan nanti saya kesini” sambil tertawa. Memamng rasanya sangat enak dan bikin nagih lagi untuk mencobanya lagi dan lagi.

Yohanes Chandra Ekajaya Mendulang Rupiah Lewat Kerajinan Limbah Pinus

Bisnis Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Manfaatkan Limbah Pinus

 

Pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko Gunakan Limbah Pinus

Yohanes Chandra Ekajaya menganggap bahwa setiap orang menganggap bahwa limbah merupakan masalah utama bagi masyarakat. Namun, bagi Yohanes Chandra Ekajaya limbah justru dipahami sebagai salah satu peluang usaha yang sangat potensial. Terbukti, Yohanes Chandra Ekajaya menggunakan limbah tersebut untuk menjadikan sebuah barang-barang bernilai jual cukup tinggi. Dengan memanfaatkan limbah pinus, Yohanes Chandra Ekajaya menyulap menjadi sebuah barang kerajinan yang berharga dan tenju memiliki nilai jual yang tinggi.

Namun, sebelum mengenyam sukses, Yohanes Chandra Ekajaya menggeluti bisnis kerajinan tangan ini. Tentu tak serta merta ia pun meraihnya tanpa ada usaha. Penasaran mengenai kisah lengkapnya? Berikut kisahnya…

Yohanes Chandra Ekajaya sebenarnya merupakan seorang pria yang sangat suka dengan kebiasan otak-atik. Lelaki yang belum genap 30 tahun ini memiliki ide awal untuk memulai bisnisnya dengan sangat tekun. Ia menuturkan bahwa bisnis kerajinan tangan tersebut memang tanpa modal, karena ia hanya memanfaatkan limbah pinus dari sisa olahan pabrik yang kebetulan adalah milik kerabatnya.

Bisnis Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Manfaatkan Limbah Pinus

Ketika masih awal menekuni bisnis ini, ia hanya mengerjakannya sendiri. Yohanes Chandra Ekajaya berperan sebagai seorang desainer. Dalam waktu sebulan, Yohanes Chandra Ekajaya mampu menghasilkan ratusan jenis produk mulai dari aksesoris rumah tangga, media edukasi, dan sebagainya.

Harga yang dibanderol untuk produknya pun sangatlah variatif, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 1,8 juta. Yohanes Chandra Ekajaya menyadari bahwa seiring tumbuhnya bisnis yang ia kelola, lama-lama Yohanes Chandra Ekajaya pun tak sanggup mengerjakan semua pesanan dari para konsumen. Pada akhirnya, ia pun mengambil sekitar sepuluh orang sebagai karyawan untuk membantu pekerjaannya tersebut.

Dalam memasarkan bisnisnya, Yohanes Chandra Ekajaya tak hanya menawarkan produknya tersebut secara offline. Namun, ia pun juga memasarkan produknya dengan cara melakukan promosi online. Salah satu upaya promosi yang ia pilih Yohanes Chandra Ekajaya adalah dengan membuat websiten dan melakukan promosi melaluu media sosial. Media sosial tersebut ia gunakan karena sangat cocok dan mampu menunjang untuk keperluan promosi produk yang ia tawarkan.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mendulang omzet bulanan sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa omzet tersebut masih terhitung masuk omzet biasa dan belum termasuk pada musim-musim lainnya yang tentu saja dapat mendulang pundi-pundi rupiah lebih besar.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Kolam Ikan Dengan Modal Kecil

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko tambah kolam ikan

kolam ikan yohanes chandra ekajaya

Hobi memelihara ikan merupakan hobi yang menyenangkan, apalagi jika mempunyai tempat yang luas dan indah. Selain di aquarium ada beberapa tempat yang enak untuk memelihara dan memandang ikan hias kita, yaitu di kolam.

Kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi sedikit tips membuat kolam ikan sendiri dengan sangat sederhana. Masih berfikir dengan biaya pembuatannya yang mahal, kurang tau bagaimana caranya, dan apa semua bahan yang harus di sediain. Tak perlu pusing! Dengan lahan di depan rumah yang sempit, sobat bisa menumpuk batu bata menjadi kolam ikan Minimalis sederhana. Mau Tau Caranya ? Baca berikut.

Beberapa bahan yang harus sobat sedian antara lain:

  1. Sisa Batu Bata
  2. Plastik
  3. Semen dan pasir kalau ada

Dengan lahan yang sudah tersedia, sobat bisa langsung menggalinya sendiri baik berbentuk persegi, segitiga, persegi panjang untuk menghemat biaya. Setelah dirasa cukup agak dalam, plastik yang sudah tersedia tadi bisa taruh di dalam galian tersebut. Kemudian dengan sisa bata tadi, langsung saja taruh di samping atas lubang galian ini.

Untuk semen dan pasirnya, sobat bisa memakai untuk membuat dinding bagian dalam lubang tersebut, ini hanya untuk cara membuat kolam ikan dari beton. Fungsi plastik tadi untuk meminimalisir keretakan dinding dan dasaran kolam. Jika pengen lebih indah dan cantik, bisa sobat kasih tumbuhan air seperti, eceng gondok dan lainnya.

Jangan lupa lagi, pada samping tumpukan bata yang sudah jadi tadi, bisa sobat kasih jenis tanaman hias atau Aquascape. Yang lebih bermanfaat lagi jika ada tanaman seperti buah-buahan pot kecil. Ini merupakan hal yang banyak di manfaatkan oleh para pembisnis kata Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko tambah kolam ikan

Jika memang tak ada semen dan pasir, sobat bisa menumpuk batu bata tersebut dengan serapi mungkin, usahakan dengan rapat antara satu sama lain tak ada celah yang bocor sedikit saja.

Cara membuat kolam ikan agar tidak bocor, plastik yang baik dan berkualitas bagus biasanya bermerek Trash Bag atau plastik ikan (Packing Fish) yang warnanya bening, dan pada umumnya juga jenis plastik ini sudah digunakan para pengusaha ikan. Untuk mendapatkan plastik tersebut, sobat bisa dapatkan pada toko perikanan yang agak besar atau toko lainnya terdekat kota sobat, banyak tersedia.

Pemilihan jenis plastik ini disesuaikan dengan dengan jenis ikan yang ingin anda pelihara. Untuk ikan jenis Aligator atau hewan karnivora lebih baik Anda menggunakan plastik yang lebih tahan dari sobekan sehingga kolam tidak bocor.

Langkah terakhirnya sobat bisa langsung memasukkan jenis ikan air tawar yag sudah sobat sediakan untuk dipelihara ke dalam kolam, jangan lupa untuk ngasih air bersih yang secukupnya. Untuk menambah keindahan serta kecantikan kolam dan ikan, sobat bisa menambahkan jenis tanaman hias air  seperti Teratai dan Eceng Gondok.

tu tadi beberapa tips dari Yohanes Chandra Ekajaya, untuk membuat koalm ikan sederhana namun tetap terlihat indah dengan biaya yang sangat minim.

Yohanes Chandra Ekajaya Sang Raja Buah Segar

pengusaha yohanes chandra ekajaya gemar makan buah segar

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko rambah sektor buah sebagai bisnis baru

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang pebisnis muda sukses Indonesia yang terkenal lewat  salah satu produk yang membuatnya dikenal di dunia bisnis tanah air. Bisnis tersebut memang awal mulanya dirintis di Kota Sidoarjo, Jawa Timur dan saat ini berhasil berkembang menjadi salah satu perusahaan raksasa yang menggarap di bidang jual beli buah segar.

Yohanes Chandra Ekajaya adalah seorang pebisnis serta distributor buah segar yang mampu mendistribusikan barang dagangannya menggunakan mobil. Awal mula didirikannya perusahaan tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya memilih target pasarnya yaitu kalangan ekspatriat yang tinggal di daerah-daerah terpencil.

Dengan label Rumah Buah Kang Eka tersebut memang sangat melegenda dalam industri jual beli buah. Rumah Buah Kang Eka memang menawarkan konsep berjualan yang baru yaitu membuat toko khusus buah segara yang diyakini mampu mendatangkan para konsumen.

pengusaha yohanes chandra ekajaya gemar makan buah segar

Buah segar memang diambil sebanyak tiga kali selama seminggu, lalu didinginkan lewa sebuah lemari pendingin dengan suhu yang ditentunkan agar  buah. Yohanes Chandra Ekajaya juga menawarkan sejumlah layanan menarik seperti pelayanan untuk para konsumen yang berbelanja ke Rumah Sayur Kang Eka akan memperoleh layanan  gratis berupa dibawakan barang belanjaannya tersebut hingga ke mobil.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya lewat Rumah Sayur Kang Jaya telah berhasil membuka sekitar 70 gerai yang setiap gerainya meraup omzet berkisar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta untuk tiap harinya. Jadi, untuk tiap bulannya, Yohanes Chandra Ekajaya mendapatkan omzet hingga milyaran rupiah untuk setiap bulannya.

Tak puas hingga bisnis tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya pun juga memasok beraneka buah segara ke beberapa resto siap saji yang membutuhkan buah segar, dan sebagainya. Diluar bisnis buah, Yohanes Chandra Ekajaya juga masih memiliki usaha lain yaitu resto, Saat ini, Yohanes Chandra Ekajaya juga telah merintis sebuah usaha resto di kawasan Jakarta dan berbagai kota-kota besar yang bernama Pondok Buah.

Beberapa petani plasma yang terdidik pun juga sengaja dibuat oleh Yohanes Chandra Ekajaya untuk menguatkan sektor bisnis utamanya. Ke depan, Yohanes Chandra Ekajaya akan mengembangkan beraneka macam produk agar mampu diterima oleh semua konsumen baik di pasar domestik maupun mancanegara.

Yohanes Chandra Ekajaya Membuat Emping Melinjo Renyah

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko gemar makan emping

emping mlinjo buatan pengusaha yohanes chandra ekajaya

Salah satu camilan yang cukup favorit dari dulu hingga sekarang keripik melinjo namanya atau yang sering dikenal dengan istilah emping. Cara penyajian emping digoreng sehingga dapat dijadikan penganti keripik dan kerupuk sebagai pelengkap makanan seperti gado-gado atau soto. Yohanes Chandra Ekajaya adalah salah satu yang cukup gemar menyantap emping, tapi sesuai porsinya lho karna kebanyakan makan emping dapat menyebabkan asam urat.

Yohanes Chandra Ekajaya sesekali diwaktu sengang membuat emping mlinjo sendiri dirumah dengan bahan dasar buah melinjo yang sudah merah atau membeli emping yang masih mentah yang dijual dijual dipasar. Pada kesempatan kali ini Yohanes Chandra Ekajaya akan berbagi cara membaut emping melinjo dengan mengunakan bahan utama melinjo yang sudah merah berikut ini langkah-langkah beserta bahan-bahan yang dibutuhkan.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat emping melinjo renyah:

  • 1kg buah melinjo yang sudah matang dan berwarna merah.
  • Daun salam 9 lembar.
  • Daun jeruk purut 9 lembar dibuang tulangnya.
  • Serai sebanyak 3 batang bagian putihnya memarkan.
  • Laos 1 butir memarkan.
  • 2 liter minyak goreng

Bumbu Halus yang dibutuhkan untuk membuat emping melinjo renyah:

  • Bawang putih 15 siung haluskan.
  • Bawang merah 20 butir haluskan.
  • Bubuk cabe merah kering secukupnya.
  • Gula merah 6 sendok makan.
  • Gula pasir 1 sendok makan.
  • Garam secukupnya.
  • Air putih secukupnya.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko gemar makan emping

Cara membuat keripik melinjo renyah:

  1. Langkah awal kita pisahkan kulit melinjo dengan bijinya beserta cangkangnya, sangrai bijinya hingga berwarna cokelat kehitaman angkat dan dinginkan.
  2. Kupas cangkang melinjo lalu pipihkan dengan palu lakukan hingga melinjo habis.
  3. Jemur semua melinjo yang sudah dipipihkan dengan bahan dari anyaman bambu hingga kering selama 3 hari dibawah sinar matahari langsung.
  4. Siapkan wajan kemudian tuangkan 2 liter minyak goreng dengan nyala api sedang goreng melinjo yang sudah dipipihkan hingga matang dan kering angkat dan tiriskan ulangi hingga emping habis.
  5. Buat saus pedasnya taungkan minyak goreng secukupnya untuk menyangrai bumbu halus hingga mengeluarkan bau harum, tambahkan juga daun salam, daun jeruk, serai dan lengkuas yang sudah dimemarkan aduk hingga layu.
  6. Tuangkan air putih secukupnya kemudian adu hingga bumbu mengental dan berminyak tambahkan melinjo yang sudah kita goreng aduk pelan-pelan agar melinjo tidak hancur hingga bumbu menempel sempuran angkat dan dinginkan.
  7. Masukkan emping yang sudah jadi kedalam toples kedap udara agar awet renyahnya, emping melinjo siap untuk disajikan.

Cukup mudah bukan membuat emping melinjo renyah  Yohanes Chandra Ekajaya sangat cocok dijadikan teman sembari minum the