Analisis Penuh Bisnis Jagung Yohanes Chandra Ekajaya

Yohanes Chandra Ekajaya dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang sukses menekuni bisnis jagung. Jagung memang dikenal sebagia hasil alam yang memiliki nilai produksi yang cukup besar di Indonesia. Lebih dari 10 juta ton jagung pipil kering dibutuhkan dengan jumlah yang besar untuk setiap tahunnya. Konsumsi jagung memang sangat besar, pasalnya jagung memiliki nilai konsumsi untuk pangan dan industri pakan ternak, karena kebanyakan 51% bahan baku pakan ternaka adalah jagung. Dari sisi pasar, potensi pemasaran jagung terus mengalami peningkatan, hal tersebut dapat dilihat dari semakin berkembanganya industri peternakan yang pada akhirnya mendapatkan permintaan jagung sebagai bahan pakan ternak, berkembang pula produk pangan dari jagung dalam bentuk tepung maizena di kalangan masyarakat.

Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa jagung sebagai komoditas pangan yang perkembangannya dilakukan dengan pendekatan agribisnis, sangat memungkinkan untuk meningkatkan pendapatan petani. Permintaan jagung yang terus menerus mengalami peningkatan, seiirng dengan pertumbuhan penduduk dan sektor industri memerlukan bahan baku jagung, yang diantaranya untuk industri makanan, pakan ternak dan pembuatan minyak jagung. Berikut adalah bisnis tersebut:

Dok.Chandra Ekajaya

Dalam tabel bisnis tersebut menunjukkan bahwa perkembangan komoditi tanaman jagung dijelaskan bahwa produktivitas jagung mengalami peningkatan yaitu dari tahun 2008-2010. Tahun 2008 produktivitas jagung sebesar 4,087 (ton/ha), tahun 2009 produktivitas jagung sebesar 4,143 (ton/ha), hingga pada tahun 2010 produktivitas jagung mencapai 4,318 (ton/ha). Selama 3 tahun mengalami peningkatan produktivitas rata-rata 5,65%.

Dalam berbisnis pun dibutuhkan sebuah analisis kebutuhan sebagai upaya menghitung dan menghindari trial dan error dalam sebuah usaha. Berikut adalah analisis kebutuhan bisnis tersebut.

Dok.Chandra Ekajaya Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya

Dok.Chandra Ekajaya Dok.Chandra Ekajaya

Dari analisi usaha tersebut, Yohanes Chandra Ekajaya memberikan kesimpula bahwa besar kecilnya semua biaya yang telah dianggarkan dan dikeluarkan serta jumlah total produksi jagung yang dicapai masih tetap dapat berubah, bertambah besar, atau bahkan menjadi kecil semuanya tergantung pada masing-masing daerah setempat. Itulah yang mungkin disampaikan oleh Yohanes Chandra Ekajaya mengenai analisa usaha tani jagung.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *