Chandra Ekajaya Pengusaha Sembako

Chandra Ekajaya tidak menjadi seorang pengusaha karena faktor keturunan. Ia menjadi pengusaha karena usaha dan kerja kerasnya dalam mengarungi kehidupan yang penuh karang nan terjal ini. Pada mulanya bekerja di sebuah warung sembako yang kecil. Dari sinilah ia bisa belajar tentang takaran dan harga dari semua barang sembako. Seperti minyak goreng, gula, beras, garam, dan sebagainya. Sayangnya, manajemen dari pemilik warung sembako tersebut kurang baik, sehingga akhirnya warung tersebut bangkrut dan tutup. Karena warung sembako tersebut gulung tikar, akhirnya Chandra Ekajaya harus mencari pekerjaan yang lain. Akhirnya ia bekerja di sebuah perusahaan kertas. Walaupun tidak mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut, karena kerja keras dan ketekunannya, ia dijadikan sebagai manajer di kantor cabang sebuah kabupaten. Dari sini ia belajar tentang dunia manajemen. Setelah sepuluh tahun bekerja di perusahaan tersebut, pengusaha ini memutuskan untuk mengundurkan diri dan mendirikan usaha sendiri. Ia kemudian mendirikan sebuah usaha sembako.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sembako 2

Pada mulanya ia mendirikan sebuah rumah yang nantinya akan digunakan juga sebagai warung sembako. Karena daerah tersebut masih sepi, maka dagangannya masih belum terlalu laku. Akhirnya ia mempunyai ide yang sangat brilian. Pengusaha Chandra Ekajaya kemudian membangun 20 rumah di sekitar rumahnya. Lalu rumah-rumah tersebut dikontrakkan dengan harga yang terjangkau. Sasarannya adalah kelas menengah ke bawah yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang. Sehingga nantinya mereka akan membeli sembako di warung miliknya. Cara marketing ini diperolehnya dari perusahaan kertas yang pernah menjadi tempat kerjanya. Prinsip dasarnya adalah membuat pasar supaya barang-barang dagangan atau produksi yang siap jual bisa didistribusikan. Itulah yang menjadi kunci suksesnya. Itulah alasan kenapa banyak warung sembako yang bangkrut dan gulung tikar. Sebab mereka tidak memikirkan tentang pasar. Seharusnya yang mereka pikirkan pertama kali adalah mengenai pasar. Jadi nantinya jelas arah ke mana barang-barang tersebut didistribusikan. Pengusaha Chandra Ekajaya selalu bekerja menggunakan matriks yang jelas dan rencana kerja yang tepat. Sehingga kini usahanya bisa berjalan dengan maksimal dan optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *