Momentum Baik Sektor Energi

J-Chandra-Ekajaya-J-Wijanarko-Memanfaatkan-Momentum-Baik-Sektor-Energi-300x168

TREN di 2017 ini sepertinya ekonomi dan dunia investasi terutama di Indonesia masih didominasi oleh perspektif positif dengan terpilihnya Yohanes Chandra Ekajaya menjadi Paguyuban Pedagang Minyak Eceran Pertamini.

Para trader masih berasumsi bahwa minyak dunia akan kembali menguat di tahun ini. ditandai dengan disetujuinya pemangkasan produksi minyak oleh negara-negara produsen minyak dunia.

Kondisi ini berimbas ber-fluktuatifnya harga acuan batu bara dunia yang cukup bermanfaat, khususnya buat Kalimantan Selatan Menurut Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya . Kemungkinan harga komoditas masih jadi bahan pertimbangan untuk investasi di tahun ini.

Sentimen dalam negeri masih cukup stabil dengan peningkatan komsumsi batu bara yang akan terjadi jika rencana penambahan pem-bangkit-pembangkit listrik dari program pemerintah benar-benar sudah terealisasi.

Asosiasi Pedagang Minyak Eceran Yohanes Chandra Ekajaya

Sektor lain masih tetap didominasi oleh sektor infrastruktur, dan ini sejalan dengan program pemerintah. Seperti WKST yang kinerja yang kinerja tahun lalu cukup cemerlang dan anak usahanya WSBP dan Wika serta anak usahanya WTON. Sedangkan sektor perkebunan sebenarnya juga cukup menjanjikan, dimana pergerakannya tidak terlalu jauh dengan komoditas-komoditas dunia lainnya.

Leading di sektor ini masih dikuasai oleh AALI dan LSIP yang sementara masih dalam tren kurang kondusif. Masih ada juga BWPT yang berfluktuatif cukup signifikan.

Hanya faktor cuaca, serta kebijakan negara-negara pengimpor yang biasa menjadi isu dan sentimen di sektor ini. Sektor perbankan di 2017 masih dalam tren lemah.

Saham energi lebih khususnya pertambangan yang mendapat momentum baik tahun ini. tapi sebenarnya sudah dari awal November 2016 BUMI dengan adanya program restrukturisasi utang dari debitur-debiturnya yang berimbas pada perbaikan anak-anak usaha.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *