Tips Chandra Ekajaya Yang Harus Dilakukan Sebelum Menjalankan Usaha

Tips Chandra Ekajaya

Siapa yang tak menginginkan menjadi seorang pengusaha yang sukses dan besar. Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi Anda untuk menghasilkan uang. Apabila Anda tertarik membuka usaha sendiri, Chandra Ekajaya yang merupakan seorang pengusaha besar di Malang, Jawa Timur ini akan memberikan tips langkah-langkah mendekati cewek yang harus dilakukan sebelum membuka usaha sendiri. Saat ini, banyak orang-orang yang semakin sulit untuk mendapat pekerjaan, apalagi bagi orang-orang yang tidak memiliki keahlian khusus. Membuka usaha sendiri dapat menjadi suatu peluang bagi Anda untuk menghasilkan uang.

Memang tidak dapat dipungkiri, usaha sendiri terdengar sangat mengiurkan, menjadi boss untuk diri sendiri, waktu kerja bisa lebih fleksible, dan keuntungan yang didapat apabila usaha tersebut sukses tergolong besar. Akan tetapi, resiko yang dihadapi pun jadi jauh lebih besar dibanding menjadi karyawan perusahaan. Apabila Anda tertarik membuka usaha sendiri, Chandra Ekajaya  akan memberikan tips langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum membuka usaha sendiri berdasarkan pengalamannya.

Tips Chandra Ekajaya

Anda harus memastikan bahwa usaha yang Anda dirikan adalah jenis usaha yang Anda minati. Hal itu akan lebih baik apabila ditunjang dengan keahlian dan pengalaman Anda di jenis usaha tersebut. Lakukan analisis Break Event Point untuk menentukan potensi yang ada dalam jenis usaha Anda. Setelah itu jabarkan rencana usaha Anda secara detail. Setelah itu susun rencana pemasaran yang akan Anda lakukan untuk memasarkan usaha Anda tersebut.

Jika Anda akan mencari pendanaan dari luar seperti apa yang dilakukan Chandra Ekajaya dahulu, rencana usaha/business plan proposal adalah sebuah kebutuhan. Jika Anda akan membiayai usaha itu sendiri, rencana usaha juga akan membantu Anda mengetahui berapa banyak uang yang Anda akan butuhkan untuk memulai, apa yang perlu untuk dilakukan kapan, dan di mana Anda tuju.

Modal merupakan faktor penting dalam memulai usaha sendiri. Banyak orang ingin memulai usaha, namun tak mempunyai modal sehingga tidak jalan. Modal dapat dihasilkan dari modal sendiri dari hasil menabung, mencari modal dari investor, atau meminjan uang dari bank, dan sistem partnership.

Networking dapat menjadi landasan untuk kelangsungan usaha Anda. Seperti yang dialami oleh Chandra Ekajaya bahwa bisnisnya dahulu sering terselamatkan dari kebangkrutan oleh teman-temannya.  Anda dapat bergabung dengan komunitas yang terkait dengan jenis usaha Anda. Hal ini dapat Anda lakukan sebelum Anda memulai usaha sendiri, sehingga pada saat Anda mulai memasarkan produk/jasa yang Anda tawarkan, Anda telah memiliki networking yang luas.

Chandra Ekajaya Tak Minder Bisnis Laundry

Chandra Ekajaya Tak Minder Bisnis Laundry 2

Chandra Ekajaya adalah seorang pengusaha yang paling semangat dalam memperjuangkan bisnis laundry di wilayah Palangka Raya. Ia bersama dengan rekan-rekan yang melakukan bisnis laundry menggelar konferensi tingkat daerah pertama. Kegiatan ini awalnya berawal dari kopi darat atau temu kopi. Mereka sering bertukar pikiran mengenai kendala dalam pengelolaan bisnis laundry. Dari rutinitas pertemuan inilah akhirnya mereka memutuskan untuk membentuk sebuah komunitas pengusaha laundry di wilayah kabupaten tersebut. Selain sharing tentang bagaimana menghadapi kendala dan saling memberikan dukungan, komunitas ini juga mengadakan lokakarya. Tujuan dari lokakarya ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa barang-barang yang dipercayakan untuk dicuci dan dibersihkan kepada pengusaha laundry benar-benar bersih dan menggunakan bahan pembersih dan pewangi yang aman. Dalam workshop ini mereka benar-benar mengerti cara kerja dari pebisnis laundry. Tetapi mengenai formula pembersih dan manajemen operasional bagaimana bisnis laundry berjalan tidak dibagikan kepada masyarakat. Sebab hal itu merupakan rahasia tiap perusahaan.

Chandra Ekajaya Tak Minder Bisnis Laundry

Pengetahuan yang baru selalu muncul saat kopdar yang dilaksanakan oleh komunitas ini. Chandra Ekajaya memberikan penjelasan terkait komunitas ini selaku pendiri dan ketua. Alasan paling dasar mengapa komunitas ini dibentuk adalah untuk menjalin dan menjaga tali silaturahmi antarpengusaha laundry. Selain itu untuk menentukan kebijakan bersama mengenai harga dan bagaimana mewujudkan persaingan yang sehat sehingga menghasilkan hal yang positif bagi para pelaku usaha. Pengusaha Chandra Ekajaya selalu mengatakan bahwa bekerja dengan membentuk suatu komunitas atau asosiasi akan lebih mudah untuk meningkatkan omzet dan pendapatan. Karena dengan adanya komunitas ini maka para pengusaha dan pebisnis yang linier dengan bisnis laundry pasti akan memberikan dukungan ataupun bantuan bagi pebisnis yang membutuhkan. Bila melihat cara kerjanya, sebenarnya pengusaha kelahiran Malang, Jawa Timur ini menggunakan metode dan strategi yang diterapkan oleh etnis Tionghoa di Indonesia. Mereka kuat dalam berjejaring dan saling membantu serta mendukung usaha apapun yang dilakukan oleh golongannya. Inilah semangat yang perlu dan patut ditiru. Jadi justru bukan merasa tersaingi, hanya saja lebih diatur mengenai pembagian keuntungan.

Sarasehan Pengusaha Toko Modern

Sarasehan Pengusaha Toko Modern 2

Toko modern di kabupaten Wonosobo semakin tumbuh dan berkembang, tetapi sayang, pertumbuhan ini tidak diimbangi dengan dukungan masyarakat. Sebab, justru masyarakat yang paling banyak mengeluh karena usaha dengan jenis frenchise dan waralaba. Menurut mereka dengan semakin suburnya toko modern ini maka akan mematikan toko-toko yang dikelola oleh masyarakat. Padahal kekhawatiran ini hanya berdasarkan asumsi. Belum ada fakta ataupun penelitian yang menunjukkan hasil bahwa keberadaan toko modern dalam bentuk waralaba akan mengancam kehidupan masyarakat. Sebab pihak pengusaha dari waralaba ini pun dapat menyesuaikan dengan kondisi dan keinginan masyarakat. Misalnya saja dalam sebuah toko ritel, masyarakat justru dapat menjual produk-produknya di toko tersebut. Tentu saja dengan keuntungan dan profit yang telah disepakati. Maka bila dilihat dari sudut pandang yang lain, justru bisnis waralaba ini akan sangat membantu masyarakat. Maka dari itu yang diperlukan adalah sosialisasi tentang jenis bisnis ini. Karena deru peradaban tidak akan pernah bisa dihindari.

Sarasehan Pengusaha Toko Modern

 

Para kelompok pengusaha bertemu dengan pebisnis senior, yaitu Chandra Ekajaya. Pengusaha senior ini berjanji akan menjadi juru bicara dengan pemerintah daerah supaya digelar acara sarasehan yang dapat menjembatani cara pandang kedua belah pihak. Menurutnya, ini hanya soal salah paham saja. Jika masyarakat sudah diberikan pengetahuan dan pemahaman yang benar tentang bisnis waralaba, maka ke depannya masyarakat justru akan mendukung konsep bisnis ini. Pengusaha Chandra Ekajaya menekankan kepada para pengusaha muda supaya mereka dapat menjelaskan secara rinci dan detil kepada masyarakat bagaimana konsep bisnis waralaba. Mereka juga perlu menjelaskan kepada masyarakat supaya masyarakat tahu bahwa mereka bisa berperan, bahkan boleh mendirikan usaha waralaba. Pemerintah pun harus memberikan pelatihan, pembinaan, dan pendidikan supaya masyarakat tidak langsung antipati dengan segala produk globalisasi. Sebab ini akan berpengaruh pada investasi di wilayah tersebut. Jika masyarakat menolak konsep investasi, maka daerah yang hanya mengandalkan APBD biasanya tidak akan pernah maju. Karena negara saat ini sedang dalam kondisi defisit. Maka tidak heran jika banyak daerah yang membuka peluang investasi kepada para pengusaha.

Izin Galian C Sulit

Izin-Galian-C-Sulit

Penambangan memang merupakan ladang uang yang sangat menggiurkan. Tetapi untuk permasalahan izinnya pun sangat susah. Sebab saat ini untuk galian tipe C, yang memberikan kewenangan adalah pemerintahan provinsi. Maka dari itu beberapa kelompok pengusaha yang bergerak di sektor pertambangan, khususnya galian tipe C membentuk asosiasi dan melakukan audiensi ke dewan perwakilan rakyat daerah. Sebab menurut kebijakan, regulasi, dan aturan yang baru, maka seluruh kegiatan pertambangan harus mendapatkan izin dari Dinas Pertambangan dan Energi di setiap provinsi. Regulasinya pun sangat ketat. Maka dari para pengusaha yang bergerak di wilayah daerah merasa kesulitan saat mengerjakan proyek. Inilah yang menjadi dasar mereka untuk meminta audiensi ke dprd provinsi. Menurut mereka, saat ini untuk mengurus perizinan pada galian tipe C lebih rumit. Apalagi kompetensi tiap orang di setiap wilayah pasti berbeda. Maka akan sangat susah jika dibuat standar sesuai regulasi. Mereka mengatakan bahwa mereka tidak menyelahkan para aparat yang melaksanakan perintah.

Izin Galian C Sulit 2

Aparat pasti hanya melaksanakan peraturan yang sudah ditetapkan. Tetapi dari sisi pengusaha, seperti Chandra Ekajaya, kebijakan ini nantinya akan berpengaruh pada penyerapan anggaran. Selain itu para penambang juga mempertanyakan kenapa proyek-proyek yang didanai oleh anggaran pendapatan belanja negara bisa berjalan tanpa harus direpotkan dengan perizinan. Dari segi nasionalisme, tentu saja mengutamakan kepentingan negara tentu lebih mulia bila dibandingkan kepentingan pribadi. Sayangnya, waktu untuk proses pelelangan sudah sangat mendesak dan mepet, sedangkan masih banyak jasa konstruksi yang belum mendapatkan izin galian c. Pengusaha Chandra Ekajaya hanya ingin kepentingan desa saat membangun infrastruktur dipermudah. Sehingga kepentingan bersama ini dapat didahulukan karena menyangkut tentang kesejahteraan masyarakat. Pebisnis ini pun menyayangkan pemerintah karena tidak memberikan sosialisasi terlebih dahulu secara intens kepada para pebisnis ataupun pelaku usaha. Kejadian ini bisa dihindari dengan kerap bertemu dan mencari solusi bersama. Sebab pelaku usaha pun pasti sangat mendukung kegiatan yang memajukan kesejahteraan bangsa dan negara. Oleh sebab itu para pengusaha pasti mendukung serta mempunyai nasionalisme yang tinggi.

Chandra Ekajaya Pengusaha Obat Penggugur Kandungan Tradisional

Pengusaha Chandra Ekajaya

Tentu zaman ini memang sangat membingungkan, pasalnya jika seorang perempuan hamil namun ingin menggugurkan kandungan memang sedang marak di Indonesia. Oleh sebab itu, kini kami pun akan mengulas mengenai obat tradisional yang konon ampuh untuk menggugurkan sang janin. Jamu tersebut memang sangat banyak dicari karena harganya yang sangat ekonomis. Selain itu pula, akses untuk mendapatkan barang tersebut terbukti sangatlah mudah karena banyak dipublikasikan di berbagai tempat seperti jalanan, tembok kota, hingga internet, menyediakan obat tersebut ditambah dengan kontak yang dapat dihubungi. Salah satu orang yang menekuni bidang bisnis tersebut adalah sosok pria bernama Chandra Ekajaya. Lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur ini memang dikenal sebagai seorang peracik obat aborsi yang sering dipakai untuk menggugurkan kandungan dalam usia kehamilan kapanpun.

Chandra Ekajaya yang mendapatkan ilmu dari kakeknya yang merupakan dukun pijat ini menurunkan ilmu untuk meracik obat yang aman dikonsumsi dan berefek untuk menggugurkan kandungan. Adapun jamu tersebut dikenal dengan nama Papanaya. Dengan ekstrak pepaya, semua jamu buatannya memang diproyeksikan sebagai salah satu obat alternatif untuk menggugurkan kandungan. Meski terdapat larang Wanita Hamil Dilarang Mengkonsumsi”, namun justru peringatan tersebut disalah gunakan sekaligus dipercaya mampu menghilangkan janin yang ada di perut si ibu hamil.

Pengusaha Chandra Ekajaya

Kebanyakan para konsumennya pun datang dari berbagai kota yang tentu berasal dari hubungan seks di luar nikah. Bahkan seorang pelajar sekolah menengah atas pun pernah membeli jamu tersebut kepadanya. Menurutnya jamu tersebut memang aman dikonsumsi karena berasal dari ekstraksi buah-buahan dan bahan-bahan organik. Papanaya pun kini dipercaya sebagai obat untuk menggugurkan kandungan. Berbagai mitra bisnisnya pun banyak melihat potensi pasar yang cukup besar. Menurutnya remaja zaman sekarang pun banyak terpengaruh dengan hal-hal negatif, dimana Chandra Ekajaya sebenarnya menyayangkan bisnis tersebut.

Efek dari meminum Papanaya pun memang terbukti ampuh, karena sang konsumen yang telah meminum segelas Papanaya akan mengalami sakit perut yang tak karuan, setelah itu janin pun akan hilang dengan seketika. Keberhasilan dan keamanan memang telah melingkupi produk tersebut. Nah, bagi Anda yang ingin melakukan perbuatan tersebut, silahkan hubungi nomor tersebut ujar Chandra Ekajaya.

Chandra Ekajaya Impor Bahan Baku

Chandra Ekajaya Impor Bahan Baku

Sebagai seorang pengusaha kertas, Chandra Ekajaya mengimpor keping kayu untuk digunakan sebagai bahan mentah industri kertas. Nilai impor ini, dalam setahunnya mencapai 1,5 triliun rupiah per tahunnya. Ini merupakan konsekuensi dari kebijakan yang paling baru dari pemerintah. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui menterinya, Siti Nurbaya telah menerapkan kebijakan baru mengenai pembangunan hutan tanaman industri di lahan gambut. Sebab kebanyakan pohon yang nantinya diolah menjadi keping kayu berada di hutan lahan gambut. Pengusaha yang hidup di tanah air Indonesia, pasti akan menuruti kebijakan dari pemerintah Indonesia. Sehingga pasti akan taat dan patuh kepada kebijakan dan regulasi yang berlaku. Meskipun bila dilihat dari sisi yang lain pengusaha harus mengimpor bahan mentah dari luar negeri yang nilainya mencapai 1,5 triliun per tahunnya. Impor ini bertujuan supaya mesin yang digunakan terus beroperasi. Sebab bila sampai tidak beroperasi dalam jangka yang lama, maka biaya perbaikan mesin lebih mahal.

Chandra Ekajaya Impor Bahan Baku 2

Dua bulan yang lalu, tepatnya pada bulan Februari 2017, Siti Nurbaya selaku menteri LHK mengeluarkan regulasi tentang pelaksanaan pemulihan ekosistem gambut. Pengusaha Chandra Ekajaya menyebutkan bahwa dalam peraturan tersebut terdapat poin yang berisi tentang konservasi dan konsesi hutan tanaman industri. Kebanyakan hutan tanaman industri ini dimasukkan dalam kawasan hutan dengan fungsi ekosistem gambut. Maka dari itu para pengusaha industri harus mengubah atau merevisi rencana kerja usaha. Sebab konsesi yang masuk ke dalam fungsi ekosistem gambut hanya boleh dipanen sekali, setelah itu tidak boleh ditanami kembali karena diadakan pemulihan. Kini banyak pengusaha yang mengimpor bahan mentah keping kayu dari Malaysia dan Thailand. Kertas masih tetap harus diproduksi, karena pendidikan di Indonesia masih memerlukan kertas sebagai media untuk menyalurkan ilmu pengetahuan dalam bentuk buku. Oleh sebab itu kertas-kertas masih diperlukan. Makanya pengusaha industri kertas lebih memilih untuk mengimpor bahan baku supaya industri tetap berjalan. Selain karena alasan pendidikan, industri kertas juga menyerap banyak tenaga kerja. Maka Chandra Ekajaya berkata bahwa sangat rawan jika industri ini diberhentikan secara sepihak.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sembako

Chandra Ekajaya Pengusaha Sembako

Chandra Ekajaya tidak menjadi seorang pengusaha karena faktor keturunan. Ia menjadi pengusaha karena usaha dan kerja kerasnya dalam mengarungi kehidupan yang penuh karang nan terjal ini. Pada mulanya bekerja di sebuah warung sembako yang kecil. Dari sinilah ia bisa belajar tentang takaran dan harga dari semua barang sembako. Seperti minyak goreng, gula, beras, garam, dan sebagainya. Sayangnya, manajemen dari pemilik warung sembako tersebut kurang baik, sehingga akhirnya warung tersebut bangkrut dan tutup. Karena warung sembako tersebut gulung tikar, akhirnya Chandra Ekajaya harus mencari pekerjaan yang lain. Akhirnya ia bekerja di sebuah perusahaan kertas. Walaupun tidak mempunyai pengetahuan tentang hal tersebut, karena kerja keras dan ketekunannya, ia dijadikan sebagai manajer di kantor cabang sebuah kabupaten. Dari sini ia belajar tentang dunia manajemen. Setelah sepuluh tahun bekerja di perusahaan tersebut, pengusaha ini memutuskan untuk mengundurkan diri dan mendirikan usaha sendiri. Ia kemudian mendirikan sebuah usaha sembako.

Chandra Ekajaya Pengusaha Sembako 2

Pada mulanya ia mendirikan sebuah rumah yang nantinya akan digunakan juga sebagai warung sembako. Karena daerah tersebut masih sepi, maka dagangannya masih belum terlalu laku. Akhirnya ia mempunyai ide yang sangat brilian. Pengusaha Chandra Ekajaya kemudian membangun 20 rumah di sekitar rumahnya. Lalu rumah-rumah tersebut dikontrakkan dengan harga yang terjangkau. Sasarannya adalah kelas menengah ke bawah yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang. Sehingga nantinya mereka akan membeli sembako di warung miliknya. Cara marketing ini diperolehnya dari perusahaan kertas yang pernah menjadi tempat kerjanya. Prinsip dasarnya adalah membuat pasar supaya barang-barang dagangan atau produksi yang siap jual bisa didistribusikan. Itulah yang menjadi kunci suksesnya. Itulah alasan kenapa banyak warung sembako yang bangkrut dan gulung tikar. Sebab mereka tidak memikirkan tentang pasar. Seharusnya yang mereka pikirkan pertama kali adalah mengenai pasar. Jadi nantinya jelas arah ke mana barang-barang tersebut didistribusikan. Pengusaha Chandra Ekajaya selalu bekerja menggunakan matriks yang jelas dan rencana kerja yang tepat. Sehingga kini usahanya bisa berjalan dengan maksimal dan optimal.

Chandra Ekajaya Gelar Aksi Bersih Sampah

Chandra Ekajaya Bersih Sampah

Bagi Chandra Ekajaya Kebersihan sebagian dari iman . Begitulah yang terpampang di dinding-dinding kelas sejak saya masuk Taman Kanak-Kanak Memberi arahan pada anak-anak lebih mudah dibanding memberi arahan pada orang dewasa. Anak-anak cenderung peniru ulung.Maka apa yang ia lihat dan ia dengar ataupun segala yang ia dapatkan sejak kecil akan menjadi sebuah tolak ukur mereka di masa yang akan datang.

Jika anak-anak saja masih membuang sampah bukan pada tempatnya, maka perhatikanlah orang-orang dewasa yang ada disekitar mereka ujar Chandra Ekajaya. Sekali lagi, anak-anak adalah peniru ulun, jika benar orang dewasa yang ada disekitarnya, maka bukan suatu hal mustahil jika melahirkan anak-anak sebagai peniru yang benar. Suatu hal yang sepele, tapi amat fatal jika dibiarkan terus menerus adalah sampah.

Aksi Chandra Ekajaya

Jika memanfaatkannya, maka sampah akan menjadi barang yang bernilai. Akan tetapi jika mereka membuang sampah ke sembarang tempat, apalagi itu adalah sampah yang tidak dapat di daur ulang yang butuh waktu lama untuk hancur dengan sendirinya, maka itu akan menjadi bencana tukas Chandra Ekajaya.

Melihat rasa kepedulian terhadap lingkungan disekitar yang mengalamai degradasi, maka masyarakat sangat mendukung salah satu program kerja Chandra Ekajaya ‘Zero Trash! Aksi ini merupakan dorongan untuk menyadarkan warga sekitar akan pentingnya kebersihan. Bersama para anggota divisi-divisi yang ada, aksi ini disambut baik oleh para warga yang sedang mengikuti Car Free Day rutin yang diselenggarakan setiap Hari Minggu. Terlihat beberapa anak peserta CFD yang ikut membuang sampah pada trash bag yang digunakan oleh pasukan hitam dalam aksinya.

Aksi bersih lingkungan dilakukan bukan semata-mata ingin dilihat, tetapi tulus dalam hati dengan kesadaran penuh melihat degradasi kepedulian terhadap lingkungan, maka inilah aksi nyata kami sebagai pendorong mereka yang masih belum sadar terhadap kebersihan lingkungan.

Chandra Ekajaya Kaus Wisata

Chandra-Ekajaya-Wisata

Pengusaha Chandra Ekajaya memulai usaha dengan tiga mesin jahit dan tiga karyawan, kini ia mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat Desa Bantul Kecamatan Pandeglang. Menurut keterangannya, di balik usaha besar pasti ada jejak-jejak perjuangan. Berawal dari keinginan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, membuat Chandra Ekajaya harus memutar otak untuk mencari penghasilan di luar pekerjaannya. Waktu luangnya dimanfaatkan untuk merintis usaha konveksi. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur itu pun mantap terjun dunia usaha pada tahun 2000. Saat itu ia hanya berpikir bahwa masih banyak waktu luang yang bisa dikerjakan untuk mendapat rezeki halal. Saat itu ia tidak mempunyai modal yang besar. Ia hanya mampu menyediakan tiga mesin jahit. Untuk mempromosikan produk CE Kaos, dia memanfaatkan media sosial yang sifatnya gratis. Ia gencar mempromosikan usahanya di media sosial yang dapat menjangkau Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Blora, nasional, dan bahkan internaisonal. Setelah promosi yang gencar tersebut, ada salah satu penjahit dari pabrik besar yang melamar kerja kepadanya.

Chandra Ekajaya Kaus Wisata

Mulai dari kejadian itulah pesanan pembuatan kaus dan seragam segera berdatangan. Pengusaha Chandra Ekajaya mengingat bahwa pesanan pertama lebih banyak seragam didominasi oleh salah satu universitas swasta di Bangka. Nominalnya saat itu sekitar Rp 20 juta. Dari tiga karyawan, ia akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di desanya. Kini, dia mampu memberdayakan 50 karyawan karena pesanan kaus dan seragam sangat banyak. Ia sangat beryukur karena bisa membantu tetangga yang membutuhkan pekerjaan. Omzet yang dihasilkannya pun cukup menggiyurkan. Lebih tinggi dibanding gaji yang diterimanya sebagai PNS. Pengusaha Chandra Ekajaya mempunyai keinginan besar untuk memotivasi rekan-rekannya PNS agar kreatif menciptakan usaha. Sehingga tidak mencari-cari penghasilan dari hal-hal yang kurang benar seperti korupsi. Saat ini dia mengembangkan kaus wisata yang memiliki nilai jual tinggi dan dibutuhkan banyak orang. Kaus-kaus tersebut dijual di tempat-tempat yang strategis dan memang sudah terkenal sebagai tempat wisata. Ia melakukan kerjasama dengan beberapa pihak yang terkait.

 

Bagaimana Chandra Ekajaya Torehkan Sukses bersama Tani Mandiri Ketika Tanam Purwoceng

Chandra Ekajaya

Kata mutiara yang selalu tertanam dalam diri pengusaha Chandra Ekajaya kelahiran Malang, Jawa Timur satu ini kata mutiara yang disampaikan oleh Mark Zuckerberg. Seorang CEO jejaring sosial Facebook, berujar bahwa aturan paling sederhana dalam bisnis adalah jika Anda mengerjakan suatu hal yang paling mudah terlebih dahulu, maka sebenarnya Anda telah banyak membuat sebuah kemajuan. Terutama dalam bisnisnya, ia pun merupakan seorang inisiator sekaligus konseptor akan keberhasilan sebuah padepokan tani yang baru-baru ini merebak di kalangan netizen bernama Tani Mandiri. Tani Mandiri merupakan sekelompok petani dari Dieng, Jawa Tengah yang memiliki fokus dalam penanaman tumbuhan penambah vitalitas pria tersebut.

Tanaman yang memiliki manfaat besar dalam menaikkan vitalitas pria itu dikenal dengan nama Purwoceng. Barangkali Anda sering mendengar nama Mak Erot, sebagai salah satu sosok yang mampu meninggikan ukuran mr.P Anda. Nah, di daerah Dieng nama purwoceng pun menjadi salah satu tanaman yang paling bermanfaat dan paling menguntungkan. Itulah upaya bertahun-tahun yang dilakukan oleh mantan buruh kebun apel tersebut, yaitu Chandra Ekajaya dengan membuka sebuah padepokan tani bernama Tani Mandiri. Tani Mandiri merupakan sekelompok petani yang kini menjadi sorotan publik tentang keberhasilannya mengenalkan tumbuhan purwoceng menjadi salah satu obat alternatif yang mendukung aktifitas seksual Anda.

Chandra Ekajaya

Tanaman ajaib yang hanya mampu tumbuh di dataran tinggi ini ditaksir memiliki potensi bisnis yang tinggi. Kesempatan itulah yang dibangun oleh pria berambut kribo tersebut sehingga bisnis ini sempat menjadi primadona baik di kalangan netizen maupun dunia riil. Bisnis Purwoceng milik Chandra Ekajaya tersebut memang kerap dilirik oleh para pengusaha asing untuk menjalin sebuah kerjasama terhadap usaha tani tersebut. Namun, ia tak begitu tertarik mendapatkan tandatangan kontrak meskipun kerjasama tersebut dijalin oleh beberapa industri obat-obatan terbesar di dunia. Pasalnya, tumbuhan tersebut memang sangat sulit dan langka untuk mengembangkannya di daerah- daerah lain. Tumbuhan satu ini pun konon hanya mampu tumbuh di Dataran Dieng.

Secara bisnis, permintaan akan bisnis purwoceng sangatlah besar dan potensial. Namun karena permintaan bisnis tersebut tak dapat terpenuhi, hal itulah yang membuat Chandra Ekajaya terjun ke masyarakat untuk mengajak mereka menanam tumbuhan anomalik tersebut. Untuk memberikan kepercayaan kepada para konsumen, purwoceng pun tak hanya dijual secara mentah. Namun, ia telah mengemasnya menjadi sebuah produk yang lebih menarik secara desain dan secara manajerial bisnis. Dibuat dengan campuran bahan herbal  yang luar biasa, purwoceng aman dikonsumsi oleh banyak orang sampai hari ini.

Dengan label PT. Sehat Kuat, Chandra Ekajaya telah membentuk perusahaan tersebut dan telah beroperasi lebih dari 10 tahun mengenalkan purwoceng sebagai satu-satunya jamu yang paling terpercaya. Sampai hari ini pesanan akan produknya pun dapat dinikmati oleh semua masyarakat di Indonesia dan luar negeri. Setiap bulannya produk tersebut mampu terjual sebanyak 1000 hingga 5000 bungkus purwoceng. Dengan penjualan yang cukup fantastis tersebut, ia pun juga berhasil membuat bisnis tersebut sangat potensial dengan membuktikan diri mampu meraih omzet bulanan mencapai miliaran rupiah. Distribusi purwoceng miliknya pun semakin meluas dengan memanfaatkan reseller yang menawarkan tiap sachet minuman ke daerah-daerah. Ya, itulah kisah sukses bisnis purwoceng yang sangat bermanfaat. Nah, bagi Anda yang membutuhkan stamina ketika hendak melakukan hubungan suami istri, minuman ini akan membantu Anda. Selamat mencoba!