Chandra Ekajaya Kaus Wisata

Chandra-Ekajaya-Wisata

Pengusaha Chandra Ekajaya memulai usaha dengan tiga mesin jahit dan tiga karyawan, kini ia mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat Desa Bantul Kecamatan Pandeglang. Menurut keterangannya, di balik usaha besar pasti ada jejak-jejak perjuangan. Berawal dari keinginan untuk meningkatkan taraf hidup keluarga, membuat Chandra Ekajaya harus memutar otak untuk mencari penghasilan di luar pekerjaannya. Waktu luangnya dimanfaatkan untuk merintis usaha konveksi. Pria kelahiran Malang, Jawa Timur itu pun mantap terjun dunia usaha pada tahun 2000. Saat itu ia hanya berpikir bahwa masih banyak waktu luang yang bisa dikerjakan untuk mendapat rezeki halal. Saat itu ia tidak mempunyai modal yang besar. Ia hanya mampu menyediakan tiga mesin jahit. Untuk mempromosikan produk CE Kaos, dia memanfaatkan media sosial yang sifatnya gratis. Ia gencar mempromosikan usahanya di media sosial yang dapat menjangkau Bojonegoro, Lamongan, Tuban, Blora, nasional, dan bahkan internaisonal. Setelah promosi yang gencar tersebut, ada salah satu penjahit dari pabrik besar yang melamar kerja kepadanya.

Chandra Ekajaya Kaus Wisata

Mulai dari kejadian itulah pesanan pembuatan kaus dan seragam segera berdatangan. Pengusaha Chandra Ekajaya mengingat bahwa pesanan pertama lebih banyak seragam didominasi oleh salah satu universitas swasta di Bangka. Nominalnya saat itu sekitar Rp 20 juta. Dari tiga karyawan, ia akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat di desanya. Kini, dia mampu memberdayakan 50 karyawan karena pesanan kaus dan seragam sangat banyak. Ia sangat beryukur karena bisa membantu tetangga yang membutuhkan pekerjaan. Omzet yang dihasilkannya pun cukup menggiyurkan. Lebih tinggi dibanding gaji yang diterimanya sebagai PNS. Pengusaha Chandra Ekajaya mempunyai keinginan besar untuk memotivasi rekan-rekannya PNS agar kreatif menciptakan usaha. Sehingga tidak mencari-cari penghasilan dari hal-hal yang kurang benar seperti korupsi. Saat ini dia mengembangkan kaus wisata yang memiliki nilai jual tinggi dan dibutuhkan banyak orang. Kaus-kaus tersebut dijual di tempat-tempat yang strategis dan memang sudah terkenal sebagai tempat wisata. Ia melakukan kerjasama dengan beberapa pihak yang terkait.