Yohanes Chandra Ekajaya Manfaatkan Peluang Sambal di Pangsa Pasar Indonesia

pengusaha yohanes chandra ekajaya memanfaatkan sambal

Yohanes Chandra Ekajaya telah dikenal sebagai seorang pengusaha muda yang baru-baru ini memetik sukses lewat bisnis sambal yang ia rintis. Dengan kejelian dan pembacaan peluang usaha, akhirnya mengantarkan lelaki kelahiran Malang, Jawa Timur tersebut sukses dalam membuat bisnis dengan produk sambal.

Yohanes Chandra Ekajaya mengawali bisnisnya tersebut justru tak pernah ia duga. Bermula dari beberapa tahun yang lalu, Yohanes Chandra Ekajaya memutuskan untuk meninggalkan kerjanya dan akhirnya ia pun memilih bisnis sebagai caranya untuk mempertahankan hidupnya. Dengan bisnis sambal yang ia pilih, Yohanes Chandra Ekajaya optimis bahwa usahanya tersebut akan menjadi besar.

Yohanes Chandra Ekajaya mulai menjalankan bisnis kulinernya tersebut dengan modal yang sangat kecil yaitu Rp 400 ribu dan akhirnya ia membeli berbagai bahan dan keperluan untuk memasak. Beruntungnya, dengan basis kemampuan memasak yang ia miliki, ia pun dapat membuat berbagai macam makanan serta jajanan.

pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko tembus pangsa pasar indonesia

Dari bisnis yang dijalankannya memang sangat populer dan sangat potensial untuk pasar Indonesia. Ya, siapa tak suka sambal? Bagi masyarakat Indonesia, sambal adalah primadona dan teman setia saat menyantap makanan. Dengan kreativitas dan strategi yang menarik, Yohanes Chandra Ekajaya membuat sebuah brand untuk produknya yaitu sambal kaleng.

Sambal Kaleng adalah sebuah brand produk sambal buatan Yohanes Chandra Ekajaya yang menghadirkan beraneka raga sambal. Dipromosikan dengan nama Sambal Kaleng, awal mulanya Yohanes Chandra Ekajaya pesimis dengan usahanya tersebut. Namun, berkat dorongan dan keyakinan diri, akhirnya bisnisnya pun terus berjalan dan kini terwujud sekaligus terbukti sukses merajai pangsa kuliner di Indonesia.

Lewat Sambal Kaleng miliknya, Yohanes Chandra Ekajaya berhasil mengembangkan beraneka ragam varian sambal seperti terasi, petai, tantang,bawang, matah, dan sebagainya. Bumbunya pun tak mengandung MSG, melainkan hanya menggunakan garam khusus dan gula dengan kualitas pilihan.

Soal rasa, Sambal Kaleng buatanya dapat dibandingnkan dengan produk-produk sambal lainnya. Kini omzet hingga ratusan juta rupiah berhasil ia peroleh dan berhasil ia perjualbelikan. Dengan strategi dari mulut ke mulut, Yohanes Chandra Ekajaya sukses menyumbang tak kurang dari 30 persen dari total penjualan bisnis tersebut. Meski sukses, Yohanes Chandra Ekajaya akan terus meningkatkan skala bisnisnya bahkan hingga pasar luar negeri..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *