Yohanes Chandra Ekajaya Mendulang Rupiah Lewat Kerajinan Limbah Pinus

 

Pengusaha J Chandra Ekajaya & J Wijanarko Gunakan Limbah Pinus

Yohanes Chandra Ekajaya menganggap bahwa setiap orang menganggap bahwa limbah merupakan masalah utama bagi masyarakat. Namun, bagi Yohanes Chandra Ekajaya limbah justru dipahami sebagai salah satu peluang usaha yang sangat potensial. Terbukti, Yohanes Chandra Ekajaya menggunakan limbah tersebut untuk menjadikan sebuah barang-barang bernilai jual cukup tinggi. Dengan memanfaatkan limbah pinus, Yohanes Chandra Ekajaya menyulap menjadi sebuah barang kerajinan yang berharga dan tenju memiliki nilai jual yang tinggi.

Namun, sebelum mengenyam sukses, Yohanes Chandra Ekajaya menggeluti bisnis kerajinan tangan ini. Tentu tak serta merta ia pun meraihnya tanpa ada usaha. Penasaran mengenai kisah lengkapnya? Berikut kisahnya…

Yohanes Chandra Ekajaya sebenarnya merupakan seorang pria yang sangat suka dengan kebiasan otak-atik. Lelaki yang belum genap 30 tahun ini memiliki ide awal untuk memulai bisnisnya dengan sangat tekun. Ia menuturkan bahwa bisnis kerajinan tangan tersebut memang tanpa modal, karena ia hanya memanfaatkan limbah pinus dari sisa olahan pabrik yang kebetulan adalah milik kerabatnya.

Bisnis Pengusaha Yohanes Chandra Ekajaya Manfaatkan Limbah Pinus

Ketika masih awal menekuni bisnis ini, ia hanya mengerjakannya sendiri. Yohanes Chandra Ekajaya berperan sebagai seorang desainer. Dalam waktu sebulan, Yohanes Chandra Ekajaya mampu menghasilkan ratusan jenis produk mulai dari aksesoris rumah tangga, media edukasi, dan sebagainya.

Harga yang dibanderol untuk produknya pun sangatlah variatif, mulai dari Rp 20 ribu hingga Rp 1,8 juta. Yohanes Chandra Ekajaya menyadari bahwa seiring tumbuhnya bisnis yang ia kelola, lama-lama Yohanes Chandra Ekajaya pun tak sanggup mengerjakan semua pesanan dari para konsumen. Pada akhirnya, ia pun mengambil sekitar sepuluh orang sebagai karyawan untuk membantu pekerjaannya tersebut.

Dalam memasarkan bisnisnya, Yohanes Chandra Ekajaya tak hanya menawarkan produknya tersebut secara offline. Namun, ia pun juga memasarkan produknya dengan cara melakukan promosi online. Salah satu upaya promosi yang ia pilih Yohanes Chandra Ekajaya adalah dengan membuat websiten dan melakukan promosi melaluu media sosial. Media sosial tersebut ia gunakan karena sangat cocok dan mampu menunjang untuk keperluan promosi produk yang ia tawarkan.

Kini, Yohanes Chandra Ekajaya telah berhasil mendulang omzet bulanan sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta. Yohanes Chandra Ekajaya menceritakan bahwa omzet tersebut masih terhitung masuk omzet biasa dan belum termasuk pada musim-musim lainnya yang tentu saja dapat mendulang pundi-pundi rupiah lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *